• January 23, 2021

Tak Kenal Lelah, Pendamping PKH Lakukan Validasi CKPM PKH Kemensos RI  

 Tak Kenal Lelah, Pendamping PKH Lakukan Validasi CKPM PKH Kemensos RI  

Sergai, skalainfo.net | Sesuai arahan Kemensos RI Tentang Penggenapan KPM PKH Tahun 2021, yang Data bersumber dari DTKS yang merupakan KPM Program Sembako dan Non Sembako di 34 Provinsi dan 512 Kabupaten/Kota.

Berdasarkan Pantauan Awak Media Pendamping PPKH Kecamatan Sei Bamban Melakukan Pertemuan Dengan Calon Keluarga Penerima Manfaat (CKPM) di Desa-desa dampingan mereka, Seperti Desa Penggalangan, Sei Belutu dan Suka Dame, walau dalam kondisi Panas terik dan Hujan Deras Para Pendamping tetap melakukan Pertemuan guna Melakukan Validasi Para Calon Penerima Bantuan.

Dikarenakan batas Validasi sampai tanggal 5 Februari, Para Pendamping Sei Bamban mengejar target, Salah satu Pendamping mengatakan kepada Media IAN, Mau hujan badaipun sekalipun bang masyarakat yang mendapatkan Undangan SUPA dari Kemensos kami akan kerja bang,”ungkap wanita berparas cantik tapi tegas tersebut.

Seperti diketahui Validasi dilakukan untuk mengetahui apakah Masyarakat tersebut sudah memenuhi syarat-syarat mendapatkan Program PKH, Seperti memiliki Komponen Pendidikan, Kesehatan, Lansia dan Disabilitas. Selain syarat-syarat tersebut melalui Validasi para pendamping juga melihat apakah Masyarakat tersebut layak mendapatkan atau tidak, agar Program ini bisa tepat sasaran dan sesuai dengan arahan Ibu Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Berdasarkan informasi dilapangan Di Sei Bamban terdapat Ratusan CKPM yang akan di Validasi Awal sekitar 475, berdasarkan data yang diberikan ke Desa-Desa di Kecamatan Sei Bamban,

Masyarakat yang di Konfirmasi saat Pertemuan mengatakan Berterima Kasih kepada Kemensos yang sudah menambah Penerima PKH dan Namanya sebagai Calon Penerima PKH di Kecamatan Sei Bamban, walaupun hanya calon mudah-mudahan kami bisa masuk menjadi KPM PKH dan kami terima kasih kepada Pendamping PKH yang dengan ramah saat pertemuan ungkap Masyarakat Sei Belutu tersebut. (Rizky Zulianda/red),