• January 22, 2021

Mobil Operasional Anggota Dewan Kabupaten Bekasi Belum Semuanya Dikembalikan

 Mobil Operasional Anggota Dewan Kabupaten Bekasi Belum Semuanya Dikembalikan

Bekasi, skalainfo.net |  Anggota DPRD Kabupaten Bekasi memastikan sejumlah kendaraan operasional yang digunakan ketua Fraksi dan Komisi sudah diserahkan ke aset Daerah.

“Setahu saya mobil operasional sudah dikembalikan semuanya ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi,” kata Mantan anggota Fraksi Nasden Dede Iswadi saat dihubungi Awak media Jumat (8/1/2021).

Ia juga meralat terkait jumlah 18 unit kendaraan operasional yang diberitakan salah satu media lokal di Bekasi.

“Jumlah seluruhnya ada 12 unit bukan 18 unit. 8 unit digunakan ketua fraksi dan 4 unit untuk ketua komisi,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, mobil operasional yang digunakan fraksi Nasdem sudah diserahkan ke Pemkab Bekasi.

“Fraksi Nasdem sudah kembalikan mobil,” ucap Sekjen DPD Nasdem Kabupeten Bekasi.

Untuk diketahui, Kepala Bidang (Kabid) Aset daerah BPKD Kabupaten Bekasi Asep Setiawan menyebutkan sebanyak 18 unit mobil dinas (mobdin) atau kendaraan operasional yang digunakan para anggota dewan belum dikembalikan seluruhnya.

“Dari catatan kami, ada 18 Mobil Dinas (mobdin) dewan yang belum dikembalikan. Dan kami sudah menyampaikan surat, namun belum ada tindak lanjut. Jadi kami minta kesadarannya,” ujar Asep seperti dikutip radarbekasi.id, Rabu (6/1/2021).

Adapun pengadaan pinjam pakai kendaraan dinas tersebut yakni Honda CRV.

Mereka yang belum mengembalikan kendaraan yang dinas itu bukan hanya anggota dewan periode 2014-2019, tapi juga yang kemudian terpilih kembali di periode 2019-2024.

Namun, anggota dewan lama yang tidak terpilih kembali pun belum mengembalikan kendaraan dinasnya. Hingga kini, mereka masih “membawa kabur” kendaraan yang berharga ratusan juta itu.

Bahkan, saat ditelusuri, kata Asep, ada kendaraan Mobil Operasional dinas yang sebelumnya digunakan anggota dewan justru digadai.

“Itu kami telusuri kendaraan-nya ada di Jawa Tengah, mobilnya CR-V. Kami mau ambil, orang yang pegang mobilnya minta diganti sama mobil yang sama. Dan jelas tidak bisa,” tegas Asep, (yakop/red),