• January 17, 2021

Wakapolres Tangsel Gelar Konferensi Pers Terkait Beredarnya Seorang Tahanan Polres Meninggal Dunia

 Wakapolres Tangsel Gelar Konferensi Pers Terkait Beredarnya Seorang Tahanan Polres Meninggal Dunia

Tangerang Selatan, skalainfo.net | Polres Tangsel gelar konferensi pers terkait beredarnya Seorang tahanan Polres Meninggal Dunia, yang bertempat Di halaman Polres Jalan Promoter No 1 Lengkong Gudang Timur Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan Hari Kamis 17 Desember 2020.

Acara yang dipimpin Wakapolres Kompol Stephanus Luckyto, Dengan di dampingi Kabag Humas AKP Tuharyono, KBO Satnarkoba.

Dalam keterangan  “Luckyto menjelaskan pada Tanggal 1 Desember 2020 Sekitar Pukul 22 Wib Satnarkoba Mendapat Informasi dari masyarakat Bahwa di wilayah Lengkong Gudang Kecamatan Serpong sering terjadi transaksi Narkoba, berdasar informasi tersebut Satnarkoba Tangsel merespon dan melakukan penangkapan terhadap Satu orang tersangka yang berinisial SS Umur 33 Tahun yang beralamat pesanggrahan Jakarta selatan.

Dari hasil penangkapan tersebut di amankan barang bukti Narkotika Jenis Sabu seberat 0,3 gram dan menahan tersangka dan pada tanggal 09 Desember 2020 Sekira Pukul 2.30 wib mengalami Sesak Napas yang Kemudian Satnarkoba membawa tersangka Ke Rumah Sakit swasta yang ada di serpong dan dilakukan perawatan dan dilakukan tindakan medis oleh Dokter Piket Rumah sakit dengan memberikan Oksigen Tambahan dan diberikan obat sesuai keluhan pasien dan dalam waktu 2 jam tersangka sudah membaik lalu dibawa lagi ke sel polres Tangsel,”Kata Wakapolres.

Selanjutnya,pada tanggal 10 Desember 2020 Sekitar Pukul 16.00 Wib tersangka mengalami keluhan lagi lalu dibawa kembali Kerumah sakit lalu diberikan obat obatan, namun pada tanggal 11 Desember 2020 Tersangka SS Kembali mengeluhkan sakit kembali dan upaya dilakukan Polres Tangsel membawa Kerumah sakit setelah sampai dirumah sakit pihak Rumah sakit menyatakan bahwa tersangka sudah meninggal Dunia yang diduga tersangka meninggal dalam perjalanan.

“Kemudian Kami Berkoordinasi dengan pihak keluarga dan disepakati bahwa almarhum dibawa menuju saudaranya Di Cawang (Jakarta) dan dari Cawang dibawa ke Tegal yang merupakan kampung halaman tersangka untuk dimakamkan disana dimana orang tua tersangka ada disana,” ujarnya.

Dalam hal ini Wakapolres ,terkait pernyataan adik korban yang mengatakan disekujur tubuh korban didapati luka memar itu tidak benar, tersangka meninggal akibat sakit bukan karena di Aniaya,”tutupnya.
(Red/rilis),