• January 28, 2021

Jika Terpilih Sebagai Bupati, RaPi Akan Alihkan Pengurusan Adminstrasi Kependudukan Ke Kecamatan

 Jika Terpilih Sebagai Bupati, RaPi Akan Alihkan Pengurusan Adminstrasi Kependudukan Ke Kecamatan

MUNA, skalainfo.net | Jika selama ini masyarakat Muna disusahkan dengan pelayanan administrasi kependudukan lantaran harus ke ibu kota Kabupaten, tentunya masyarakat butuh biaya yang cukup besar untuk membuat data kependudukan.

Prihatin akan hal ini, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Muna nomor urut 2, La Ode M Rajiun Tumada dan H. La Pili ( RaPI ) akan merubah kebiasaan itu untuk meringankan beban masyarakat dalam mendapatan pelayanan publik yang lebih mudah dan praktis dengan cara mengalihkan pengurusan administrasi kependudukan ke Kecamatan.

Pelayanan administrasi kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran dan Akta Kematian yang saat ini terpusat di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Dukcapil).

“Saya sudah pikirkan jauh hari akan hal ini, jika Paslon RaPi di beri amanah memimpin Muna, Pengurusan itu akan kami di alihkan ke Kecamatan dengan tujuan meringankan beban masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota Kabupaten, Pemimpin itu sejatinya harus Pro Rakyat,”ujar Rajiun.

Menurutnya, Muna memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus, akan tetapi Muna masih tergolong Kabupaten tertinggal dibanding kabupaten seusianya. Maka sudah saatnya pemerintah tidak harus menyusahkan masyarakat terutama dalam mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.

“Jika Paslon RaPi terpilih sebagai Bupati dan wakil Bupati Muna, kami akan menyerahkan kewenangan pengurusan KTP, KK, Akta Kelahiran dan Akta Kematian ke Kecamatan, Ujarnya dihadapan masyarakat Muna saat melakukan kampanye.

Lanjutnya, selama ini masyarakat Muna jika ingin mengurus data kependudukan harus ke ibu kota Kabupaten, tentunya masyarakat sangat susah dengan urusan pemerintahan. Maka dari itu sudah saatnya urusan pemerintahan  dikembalikan ke Kecamatan agar lebih memudahkan masyarakat untuk mengurus data kependudukan.

“Itu semua akan terwujud jika masyarakat Muna mendukung dan memenangkan Paslon nomor urut 2 pada 9 Desember mendatang. Muna harus bangkit dari segala ketertinggalan. Maka sudah saatnya kita butuh perubahan,”. ujarnya. (Ranggalawe/red),