• November 30, 2020
 Konferensi Pers Di Poldasu : 2 Orang Jaringan Narkotika Aceh-Dumai, Terpaksa Diberi Timah Panas

Labuhanbatu, Skalainfo.net | Melawan petugas agar dapat melarikan dari dari sergapan Polisi, dua orang pelaku yang membawa Narkotika jenis sabu seberat 15 kg terpaksa diberi timah panas karena membahayakan petugas yang meringkusnya.

Hal itu diketahui dari paparan yang digelar Kapolda Sumut Drs.Martuani Sormin,M.Si didampingi Wakapolda Brigjen Pol DR.Dadang Hartanto, PJU Polda Sumut, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH,Team Labfor Polda dan Team Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dalam konfrensi pers pengungkapan narkotika jenis sabu,

Di Mapoldasu, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 12.00 Wib.”Dari kedua pelaku, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 15 bungkus yang dikemas dalam plastik  merk QING SHAN” ujar Kapoldasu.

Dipaparkannya, kedua pelaku terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan petugas agar bisa melarikan diri. Kedua tersangka masing masing berinisial ES warga Jl.Marelan Pasar II Barat Kelurahan Terjun Medan Marelan dan AF alias Atah (20) warga Jalan Marelan V Pasar II Barat Kelurahan Terjun Medan Marelan.

Saat melakukan pengembangan perkara narkotika tersebut, team dari Sat Narkotika Polres Labuhanbatu membawa keduanya ke jalan Binjai untuk menunjukkan rumah tersangka Mhr yang mereka sebutkan sebagai pemilik narkotika yang mereka bawa, Jumat (13/11/ 2020) sekira pukul 05.00 Wib.

Namun belum sempat ke rumah Mhr, kedua tersangka pengedar narkotika jaringan Aceh, Labuhanbatu dan Dumai itu secara bersamaan mencoba melarikan diri dengan cara melakukan perlawanan secara tiba-tiba, karena membahayakan jiwa petugas Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, keduanya terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur sehingga  meninggal dunia, walau sebelumnya diberi peringatan agar tidak melawan,

“Dua personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang mengalami bengkak di kening dan pelipis serta biram di lengan kiri akibat hempasan dan seorang lagi mengalami luka koyak di pelipis sebelah kiri akibat perlawanan kedua tersangka yang mencoba melarikan diri itu, Briptu Heri Chandra dan Briptu Yusuf. Keduanya saat ini masih dirawat inap di RS. Bhayangkara Polda Sumut” sebut Kapoldasu.

Hasil ungkap perkara Narkotika itu berawal dari, Kamis (12/11/ 2020) sekitar pukul 13.00 Wib di Jalinsum KM 330/331 Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labusel. Sat Narkoba dikomandoi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH menghentikan laju mobil Avanza silver no pol,  BM 1843 DM yang telah diikuti dari proses penyelidikan.

Mobil Avanza dimaksud dikemudikan tersangka ES dan Atah sama-sama warga Kelurahan Terjun Medan Marelan. Dari dalam mobil, polisi menemukan 15 (Lima Belas) Bungkus Plastik Merk QING SHAN disusun dalam Tas berwarna Hitam dan bertuliskan CENDRAWASIH.

Dari keterangan tersangka ES saat itu,  narkotika jenis sabu akan diantarkan kedua tempat, 2 Kg ke Daerah Labusel dan 13 Kg ke Dumai, dan dirinya sebelumnya pernah mengantar narkoba jenis sabu sebanyak 2 (dua) Kg ke Labusel atas suruhan bosnya yang berinisial Mhr warga Jalan Binjai KM.13.5. Medan.

Disisi lain, Kapolda Sumut Drs.Martuani Sormin juga menjelaskan bahwa target polda sumut adalah para bandar dan apabila mengancam jiwa petugas agar segera mengambil tindakan tegas,tepat dan terukur kepada setiap jaringan narkoba yang mencoba melawan anggota Polri.(Damanik/red),