• October 21, 2020

Cek Fakta : Mundurnya Bupati Muna Barat Disambut Syukuran Warga Kelurahan Konawe Adalah “Setingan”

 Cek Fakta : Mundurnya Bupati Muna Barat Disambut Syukuran Warga Kelurahan Konawe Adalah “Setingan”

Muna Barat. skalainfo.net | Beredarnya kabar warga Kelurahan Konawe, Kecamatan Kusambi gelar acara syukuran atas mundurnya Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada adalah hoax atau tidak benar.

Hal itu disampaikan langsung oleh tuan Rumah, La Jia kepada beberapa awak media saat berkunjung di kediamannya, Jumat, 9 Oktober 2020.

Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut tidak lain dalam rangka pembubaran panitia pernikahan yang di rangkaikan dengan pertandingan domino, namun dalam perjalanannya ada pihak lain yang memanfaatkan momen tersebut tanpa sepengetahuan pemilik rumah.

“Jadi ceritanya begini, kegiatan tersebut adalah pembubaran panitia pesta pernikahan anak saya, dan dirangkaikan pertandingan domino”.Ujarnya.

Terkait baca do’a (haroa) atau syukuran, kata dia, itu saya katakan setingan sebab tanpa sepengetahuan saya. Bayangkan, di dalam Dulang tersebut sama sekali tidak memiliki isi dalam artian kosong tanpa makanan.

Biasanya, kita sebagai orang Muna asli, kalau ada haroa, di dalam Dulang pasti ada makanan tradisional, tetapi ini di dalamnya kosong, tidak berisi, begitupun pembaca haroa, mereka hanya ucapkan amin, setelah itu selesai,” tutur La Jia dan Istri.

Menyinggung persoalan pemasangan baliho yang bertemakan acara syukuran atas mundurnya Rajiun sebagai Bupati, La Jia sama sekali tidak tau menahu persoalan itu, sebab pasca gugurnya di pertandingan domino dirinya langsung berkunjung kerumah kerabatnya.

“Soal pemasangan baliho, saya tidak tahu menahu, sebab saat itu saya sedang berkunjung kerumah kerabat. Peserta domino juga tidak tau kalau ada pemasangan baliho, sebab mereka fokus bertanding, jadi kentara kalau itu setingan,” ujar La Jia.

Memang kata La Jia, sebelumnya ada informasi, bahwa ada oknum wartawan dari raha yang mau datang untuk menanyakan terkait masalah Covid-19, tapi ujung-ujungya lain yang terjadi, mungkin mereka juga bagian dari setingan itu. Ujarnya.

Sementara itu, La Ido, salah satu peserta pertandingan domino, merasa keberatan dengan beredarnya berita yang mengatasnamakan masyarakat Kelurahan Konawe menggelar acara syukuran atas mundurnya bupati Muna Barat.

“Saya sangat menyayangkan adanya  pemberitaan yang mengatasnamakan masyarakat Kelurahan Konawe. Kami tau ada oknum yang mendesain, sehingga saya juga ikut terjebak.”ujar La Ido dengan nada Kesal.

Ditempat yang bebeda, warga Kelurahan Konawe, yang enggan disebutkan namanya, merasa berterima kasih atas hadirnya sejumlah wartawan untuk mengkalarifikasi berita tersebut. Sebab kata dia, berita tersebut sangat berbahaya dan dapat melukai perasaan masyarakat Kelurahan Konawe.

“Memang harus diluruskan, agar tidak menimbulkan citra buruk bagi kami masyarakat Kelurahan Konawe, itu setingan oknum tertentu dan tidak benar adanya acara syukuran atas mundurnya pak Rajiun sebagai Bupati, saya meyakini ada kepentingan politik dalam setingan tersebut,”.Ucapnya.(H86/red),