• June 19, 2021

Mahasiswa Unisma Malang Melalui Digitalisasi UMKM Bantu Kembangkan Potensi Desa Karangrejo

 Mahasiswa Unisma Malang Melalui Digitalisasi UMKM Bantu Kembangkan Potensi Desa Karangrejo

Malang, Skalainfo.net| Mahasiswa Unisma Malang, melaksanakan KKN dengan didampingi Dosen Pembimbing yang bernama Khoiriyah Trianti, SE., M.S.A di Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan memiliki kurang lebih 200 kepala kelurga dengan golongan ekonomi kalau di presentase 60% menegah ke bawah dan 40% menegah ke atas, mayoritas masyarakat di Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan bekerja sebagai petani, buruh tani wiraswasta, PNS, dan pedagang.

“Terdapat beberapa organisasi yang dijalankan di Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan yaitu Karang Taruna, PKK, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil”.

Usaha Mikro Kecil yang terkenal di Desa Karangrejo adalah jamu tradisional. Sudah 25 tahun hingga saat ini tercatat ada 150 pengerajin sekaligus pedagang jamu gendong di Desa Karang Rejo. Walaupun UKM sudah berjalan lebih dari 25 tahun namun proses produksi jamu, pengemasan, hingga pemasaran masih menggunakan cara-cara konvensional dan tradisional.

Jamu tradisional adalah potensi Desa Karangrejo, karena mayoritas penduduk Desa berprofesi sebagai penjual jamu gendong. Adapun jenis jamu gendong yang di jual setiap harinya itu adalah minuman segar yang mampu bertahan sekitar 2-3 hari (di simpan dalam ruangan dingin). Hal ini menjadi salah satu kekurangan yang ada di dalam produk ini, maka dari itu kami berinovasi memberikan terobosan terbaru untuk mengembangkan industri jamu gendong dengan cara mengemas jamu segar tersebut menjadi jamu instan yang lebih tahan lama dan lebih mudah di pasarkan (online).

Desa Karangrejo sendiri memiliki paguyupan jamu yang bernama Paguyupan Jamu Gendong Kartini yang mayoritas penjualnya menjual jamu segar. “Betul, disini itu mayoritas pedagang jamu gendong yang cara pengolahannya masih dengan cara tradisional”, Ujar Ibu Winarti (Salah satu anggota Paguyupan Jamu Gendong Kartini).

Inovasi yang dilakukan mahasiswa KKN-PPM Tematik edisi Covid-19, Kel 75 ini mampu memperluas pangsa pasar bagi UKM jamu di Desa Karangrejo. Sehingga produk jamu tidak hanya diperjualbelikan di Daerah Karangrejo tetapi bisa dijual ke luar Daerah yaitu digencarkan dengan melakukan pemasaran secara online, sehingga potensi jamu bisa dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat. Hal ini tentunya akan mampu meningkatkan penghasilan bagi pelaku UKM Jamu Desa Karangrejo. (Red/Jack).

Penulis : Khoiriyah Trianti, SE., M.S.A