Asri Diusung Golkar, PAN Ditolak KPUD Labuhanbatu 

Asri Diusung Golkar, PAN Ditolak KPUD Labuhanbatu 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Labuhanbatu, Skalainfo.net | Paslon H Andi Suhaimi Dalimunthe-H Faisal Amri Siregar (ASRI) mendaftarkan ikut bertarung di Pilkada 2020 ke KPU Labuhanbatu merasa kecewa, karena berkas salah satu partai pengusung pasangannya ditolak dan Golkar satu-satunya yang mengusung, Sabtu (4/9/2020).

Diawal, Asri bakal diusung dua partai politik,  Golkar dengan 10 kursi dan PAN pemilik 4 kursi. Namun berkas dukungan dari PAN ditolak dan tidak dimasukkan sebagai partai pengusungnya oleh KPUD Labuhanbatu karena partai dimaksud sudah mengusung dan mendaftarkan paslon lain

Dipaparkannya, sampai saat ini, belum ada pembatalan usungan kepada kami. Sepanjang belum ada pencabutan, saya punya hak. “ini berkas dukungan untuk kami, semua lengkap dan sudah diberi ditandatangan”ujar Andi sambil memperlihatkan berkas tersebut.

Karena ditolak, Andi Suhaimi meminta kepada KPU Labuhanbatu agar penolakan itu dibuat berita acaranya.”Kalau begitu, tolong buatkan berita acaranya” ujar Andi Suhaimi

Menjawab protes dari paslon Petahana yang Bupati Labuhanbatu itu, Ketua KPU Labuhanbatu, menjelaskan, sesuai aturan, selain syarat calon, bapaslon juga harus menyediakan syarat pencalonan diantaranya BKWK tentang pernyataan bersama partai politik mengusung yang ditandatangani ketua partai dan sekretaris tingkat kabupaten/kota.

Selain itu, ikut juga melampirkan formulir B1KWK tentang keputusan partai politik tingkatan pimpinan pusat yang menyatakan mengusung salah satu Bapaslon.

“Pimpinan partai politik wajib ikut serta mendaftarkan paslon ke KPU setempat, sedangkan ASRI saat mendaftar, tidak didampingi ketua dan sekretaris DPD PAN Labuhanbatu.

“Asri hanya diusung Golkar, karena sudah memenuhi syarat. Untuk PAN kita tidak bisa menerimanya karena tidak didampingi pimpinan partai politik dimaksud dan tidak ada BKWKnya atau tidak memenuhi syarat (TMS). Kalau berita acara yang diminta, kita siapkan,” ujar Wahyudi.(Damanik/red),


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Daerah Fokus Politik Terkini