DLH Mubar : Awas, Tebang Pohon Picu Bencana

DLH Mubar : Awas, Tebang Pohon Picu Bencana

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mubar, skalainfo.net | Penebangan pohon secara liar dapat memicu terjadinya bencana alam. Terlebih, penebangan pohon secara liar yang dilakukan pada Daerah resapan air. Hal tersebut terjadi di sekitaran mata air Koliua antara desa la tompe kecamatan lawa dan desa waulai kecamatan sawerigadi, Kabupaten Muna Barat.

Menyikapi hal tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muna Barat (Mubar) menyerukan pemberhentian penebangan pohon secara liar seperti yang dilakukan oknum masyarakat di Desa Waulai.

Dia mengatakan, penebangan pohon secara liar terlebih di kawasan serapan air maupun Daerah aliran sungai yang dilakukan oknum masyarakat Desa Waulai akan dapat memicu potensi terjadinya bencana alam.

“Saat ini ada sekitar 20 Pohon kayu rengas yang berusia sekitar 20-30 tahun yang sudah ditebang”, Ujarnya. Minggu (30/08/2020).

Daerah tersebut merupakan Daerah penyangga air. “Jadi,bayangkan jika tidak ada pepohonan yang berfungsi sebagai penyangga, itu dapat berakibat terjadinya bencana”, imbuhnya.

menurutnya, saat ini kondisi hutannya masuk dalam kategori kritis akibat aksi penebangan secara liar oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Lebih lanjut Alimran menjelaskan,
Jika tidak terkendala covid-19 Tahun 2020 ini. Kita telah menganggarkan penanaman tanaman kehutanan pada mata air di Kelurahan Lapadaku dan Desa Latompe. Jadi, untuk Tahun 2021, kita masih tetap fokus pada beberapa mata air tersebut. Imbuhnya.

Hal tersebut kata Dia, bertujuan untuk mengantisipasi berkurangnya pohon-pohon di Daerah-Daerah serapan air, namun jika penebangan liar terus dilakukan, itu akan sama saja. Makanya perlu menjadi perhatian penting warga demi keselamatan kita semua,”pintanya.

Pemda mubar juga, kata dia, menganggarkan penguatan beberapa tebing mata air, mokoau, wakantee, dan ghulu serta penanaman pohon kehutanan pada mata air Matakidi dan mata air Ghulu.

Olehnya itu, Pemda Mubar melalui DLH menghimbau pihak pemerintah Desa dan masyarakat untuk turut berperan aktif terkait pentingnya keberadaan pohon dan sekaligus menyosialisasikan kepada masyarakat lain untuk tidak lagi melakukan penebangan pohon secara liar. beber Alimran.(Hasmid/red),


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Daerah Edukasi Fokus Terkini