• October 29, 2020

Benyamin Davnie Dilaporkan; TAUT Ke BAWASLU

 Benyamin Davnie Dilaporkan; TAUT Ke BAWASLU

Tangsel, Skalainfo.net| Team Advokasi Untuk Tangerang Selatan (TAUT), secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Benjamin Davnie ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, Jumat, 21/8/2020.

Benjamin Davnie, diketahui saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan. Ia juga menjadi  salah satu kandidat bakal calon walikota Tangsel di Pilkada mendatang.

“Pada hari ini kami dari Team Advokasi Untuk Tangerang Selatan, resmi melaporkan dugaan pelanggaran kegiatan yang dilakukan oleh salah satu bakal calon Walikota dalam pemilihan kepala Daerah kota Tangerang Selatan Tahun 2020,” ungkap Rizal khoirur roziqin, koodinator TAUT melalui keterangan resminya kepada Wawai News, Jumat.

Adapun kronolgis kejadian dugaan pelanggaran yang laporkan adalah terkait dengan tindakan Benjamin Davnie ketika melakukan kegiatan yang diduga dengan cara mendompleng salah satu agenda Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan saat peresmian Rumah Umum Layak Huni di beberapa Kelurahan di Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan.

Kelurahan tersebut meliputi wilayah Muncul, Setu, Babakan dan Bakti Jaya, kejadian pada tanggal 19 Agustus 2020.

Dari pemberitaan beberapa media Benyamin Davnie menyampaikan janji antara lain, “Intinya demi kesejahteraan masyarakat pembangunan juga tetap harus dilakukan”.

“Ke depannya, Benyamin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melakukan bedah lingkungan. Dimana bukan hanya rumah saja yang akan dilakukan pembedahan, melainkan lingkungan dari rumah tersebut.” tandasnya.

Kegiatan yang dilakukan oleh Benyamin Davnie tersebut patut diduga sebagai bentuk pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal. 71 ayat (1) dan ayat (3) Undang-undang Nomor : 10 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU Nomor : 1 tahun 2015, tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor : 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi UU yang berbunyi sebagai berikut :

Pasal. 71 ayat (1)

Pejabat Negara, Pejabat Daerah, Pejabat Aparatur Sipil Negara, Anggota TNI/POLRI, dan Kepala Desa atau sebutan lain atau Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Pasal. 71 Ayat (3)

Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di Daerah sendiri maupun di Daerah lain dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

Berdasarkan fakta tersebut patut di duga bahwa Benjamin Davnie sudah menggunakan jabatan Wakil Walikota Tangerang Selatan sekaligus Program Pemerintah berupa peresmian Rumah Umum Layak Huni pada tanggal 19 Agustus 2020 di Kecamatan Setu, untuk kepentingan pencalonannya di Pilkada Kota Tangerang Selatan tahun 2020.

Ia diketahui akan berpasangan dengan Saga Pilar Ichsan. Rizal berharap Bawaslu bisa memproses sesuai aturan berlaku demi tegaknya hukum dalam pelaksanaan pilkada Tangsel yang jujur dan adil, pungkasnya. (Red/SL).