• April 19, 2021

Menjejerkan Kemerdekaan Ketahanan Pangan Lokal Dalam Jajaran Jajanan Penganan Tradisional

 Menjejerkan Kemerdekaan Ketahanan Pangan Lokal Dalam Jajaran Jajanan Penganan Tradisional

Malang Raya, Skalainfo.net| Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI yang ke  75 Sabers Pungli Kota Batu melengkapinya dengan menggelar Jejeran Jajaran Jajanan Penganan Pasar dan juga minuman herbal, Batu Malang Raya, 17 Agustus 2020.

“Jejeran Jajaran Jajanan Pangan Pasar mencerminkan banyak hal terutama terkait kemandirian finansial yang sudah teruji dari sejak jaman dahulu kala”.

Ada muatan proses tradisi budaya jejeran jajaran jajanan panganan pasar, yang berbasis ilmu pengetahuan dan pengetahuan ilmu, yang sesungguhnya sangat alamiah dan ilahiah. Kemampuan nenek moyang bangsa manusia sastra budaya canggih ini, mampu mengenal sumber-sumber bahan baku alamiah berbasis dawuh, petunjuk samistane dumadi.

Berbasis petunjuk-petunjuk ilahiah yang secara konsisten persistence ajeg di dapatkan oleh para penerima cahaya petunjuk bahan baku dan cara memproses hingga kombinasi cipta rasa karsa warna aroma, sampai kala mangsa, umur dan cara memanen musim suhu waktu tempat ketinggian, hingga bagian tanaman tumbuhan mana yang digunakannya, serta diambil nya dan diproses menggunakan alat pengolahan panganan sampai pada bungkus dan cairan santan kelapa minyak kelapa melindunginya yang juga mampu meningkatkan nilai nutrisi gizi tur keawetannya.

Dimana dari jaman pasar tradisional sudah tersedia dan tetap ada sampai jaman pasar modern sekarang. Ketahanan pangan yang menopang kehidupan masyarakat turun menurun dalam tradisi mewarisi resep juga pembuatannya…makanan yang dari segi harga sangat terjangkau, enak, murah meriah juga sehat.

Kali ini semua jajanannya bernuansa merah putih sebab dalam perayaan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 75 Tahun ini, team Sabers Pungli Batu juga ingin bercermin dalam makna yang sesungguhnya.

(Baca : Ketan sastra sasmitanya adalah Ketemu Tatanannya, Sepaket Tandurannya, Ketetapan TatananNya yang berbunyi semoga semua makhluk berbahagia red). Ada ketan merah putih, dadar gulung, kue kukus juga agar agar yang semua bernuansa merah putih.

Ini melambangkan jiwa dan raga team Sabers Pungli yang memiliki sikap yang putih tulus ikhlas dan semangat berani pantang menyerah dalam memperjuangkan lingkungan khususnya sungai dan sumber mata air dari semua sampah yang akan merusak ekosistem dan peradaban dunia.

Jejeran Jajaran Jajanan Panganan Pasar ini juga mencerminkan persatuan dengan di lambangkan dari ketan yang umumnya lengket atau menyatu, yang maknanya juga sangat dalam…kita di harapkan bersatu dalam menghadapi semua masalah yang sedang melanda Negeri tercinta juga semua dunia.

Diiket ketemu tandhang gawe ne….Maka di tengah momentum kemerdekaan yang ke 75 Majulah Negara Republik Indonesia ini kita harus lebih bersatu padu mengusir marabahaya dalam bentuk apapun agar kita bisa hidup normal kembali… Jejeran Jajaran Jajanan Pangan Pasar dan nasi rames yang di bungkus rapat dengan daun pisang membuat semakin harum. Ini adalah bagian dari rasa syukur atas segala nikmat kesehatan yang Allah berikan kepada kita semua….

(Baca : Pisang adalah Lapisannya Gersang, lapisannya kebahagiaan hidup dalam beragam model jejeran jajaran kehidupan lintas bidang lintas kalangan lintas suku budaya Agama dan Negara red).

Baarakallahu….. Indonesia, kami cinta padamu… Raya 75 Tahun Indonesia Tanah Air Kita. Kemandirian keuangan dengan Menjejerkan Kemerdekaan Ketahanan Panganan Lokal dalam jajanan pasar membuat kita menang dari semua masalah apapun dan sudah teruji dari jaman nenek moyang  kita…. Sekali Merdeka Tetap Merdeka.. (Red/Guntur Bisowarno).

Penulis : Sri Wahyuni & Mbah Openi Bukan Opini.