• April 19, 2021

“RAPI” Bersama Warga RW. 10 Lakukan Penyemprotan Disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia Di Komplek Puspita Loka ‘BSD’

 “RAPI” Bersama Warga RW. 10 Lakukan Penyemprotan Disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia Di Komplek Puspita Loka ‘BSD’

Tangsel, Skalainfo.net| Pada siang hari tadi sejumlah relawan Gugus Tugas Covid 19, tergabung dengan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) wilayah Kota Tangerang Selatan, melakukan penyemprotan disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia bersama warga RW. 10 komplek perumahan Puspita Loka, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 25/7/2020.

“Adapun kegiatan ini dilaksanakan murni pencetus dari Gugus Tugas Pencegahan COVID -19, RAPI, Wilayah Tangsel, bertujuan untuk memutus, memotong,  mata rantai, virus corona covid -19, supaya wabah ini benar-benar cepat hilang dari wilayah sini terutama dari Tanah Air Indonesia tercinta ini”.

Berikut penuturan dari Ketua Gugus Tugas Covid -19 ‘RAPI’ wilayah Kota Tangerang Selatan  H. Nurhidayat, S.Kom mengatakan, kami akan terus menyemprotkan disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia selagi masih ada formula ini yang disumbangkan langsung oleh Profesor Rusdi, untuk diberantas habis yang terindikasi zona merah oleh Dinas Kesehatan dan Dinas terkait Kota Tangsel, ucap Nurhidayat.

Kami bergerak tidak menunggu aba-aba dari Pemerintah Tangsel, tetapi kami berinisiatif dan juga dibantu oleh relawan covid lainnya sehingga hajat ini terlaksana, itupun karena dapat sokongan obat formulanya dari pemilik B. 8 Bio Teknologi Indonesia yang begitu baik orangnya rela menyumbangkan formula anti covid 19, kepada warga masyarakat Kota Tangerang Selatan, dialah Profesor Rusdi, hanya demi untuk kemaslahatan masyarakat banyak agar terhindar dari wabah yang sangat mematikan ini, tutur Nurhidayat.

Seorang warga RW. 10 komplek perumahan Puspita Loka (BSD) yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada awak media skalainfo.net, saat dijumpai didepan teras rumahnya, sungguh kami sebagai warga sangat mengapresiasi kenirja yang dilakukan oleh bapak RW kami, ucapnya. Semoga saja ini rutin dilakukan supaya daerah kami ini terhindar oleh virus corona covid -19, pungkasnya.

Kemudian disesi terakhir penyemprotan mobil (bil’up) yang membawa toren air disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia ini berhenti didepan rumah Bapak Sunarwan yaitu seorang RW. 10 Yang memiliki wilayah kerja penyemprotan baru saja dilakukan oleh para Relawan Covid -19. Awak media skalainfo.net tidak berdiam begitu saja sehingga beberapa pertanyaan pun dilayangkan kepada Sunarwan RW. 10. Sunarwan mengatakan bahwa warga kami sangat merasa senang dan tertolong oleh adanya kegiatan Gugus Tugas Covid -19 ‘RAPI’ wilayah Kota Tangerang Selatan, tutur Suraswan.

Warga disini juga merasa terbantu, adanya penyemprotan B. 8 Bio Teknologi Indonesia, dan bahannya atau obatnya pun tidak berbahaya bila terkena kulit manusia, sangat ramah lingkungan begitu yang dipaparkan oleh pak Prof. Rusdi kepada saya, ungkap Sunarwan.

 

Dan itu benar tambahnya, saya sudah mencampurkan obat B. 8 nya itu ke ikan Koi peliharaan saya, ternyata ikannya jadi sehat dan airnya menjadi bening, sehingga tidak perlu untuk sering-sering menguras airnya lagi, pungkas Sunarwan, RW. 10 Komplek perumahan Puspita Loka.

Ditempat terpisah secara kebetulan hadir juga sang pemilik mikroba B. 8 Bio Teknologi Indonesia Profesor Rusdi, diantara para relawan covid -19 itu. Dalam ungkapannya untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan apabila masih membutuhkan Disfektan untuk mengurai sanitasi lingkungan dan memutus mata rantai covid -19, akan saya sumbangkan lagi, atas nama untuk masyarakat Tangerang Selatan, ucap Prof. Rusdi.

Lanjut Rusdi, kalau saya diminta untuk menyumbang materi, jujur saya tidak ada…namun apabila diminta obat pemutus mata rantai covid -19, saya punya, imbuh Rusdi, dan untuk kemaslahatan masyarakat banyak agar terhindar dari wabah mematikan ini (covid-19) saya pun berjuang untuk memberantasnya, pungkasnya. (Red/Cerlin).