• October 24, 2020

Stop Pencemaran Lingkungan Dengan Bank Sampah Berkah Mulya’ Synergy DLH & LPM Kota Tangerang Selatan

 Stop Pencemaran Lingkungan Dengan Bank Sampah Berkah Mulya’ Synergy DLH & LPM Kota Tangerang Selatan

Tangerang Selatan, Skalainfo.net| Hari ini sejumlah barang bekas atau rongsokan yang telah ditabung beberapa pekan belakangan, untuk hari ini, semua dikeluarkan untuk ditimbang. Nampak bersemangat dan antusias ketika hasil tabungan sampahnya ditimbang dihadapan sejumlah masyarakat yang lalu lalang, tak lepas pula sekali-kali para masyarakat yang melintas melemparkan pandangannya memperhatikan team Ibu-ibu Berkah Mulya menimbang hasil tabungannya yang dikumpulkan dalam beberapa pekan lalu. Suka Mulya III, Rabu, 17/6/2020.

Maryam ketua kelompok bank sampah Berkah Mulya mengatakan, sangat lumayan hasil barang bekas ini ketika ditimbang dan apa saja bisa dijual contohnya kertas, pelastik, botol-botol minuman dingin, kardus dan almunium semua bisa dijadikan uang, Ungkap Maryam.

Masih dikatakannya, untuk para Ibu-ibu rumah tangga bila ada sampah-sampah dirumah berupa kardus dan botol-botol bekas jangan dibuang, kumpulkan saja di rumah masing-masing, bila waktu kami sedang menimbang rongsokan naah… ibu-ibu boleh bawa rongsokannya itu kesini… kan lumayan buk…buat nambah jajan anak-anak dirumah, Ucap Maryam.

“Team pengurus anggota Berkah Mulya Jl. Suka Mulya III, RT. 001/09 Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, terdiri dari 5 anggota yang masing-masing telah mendapatkan pelatihan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan berkolaborasi synergy dengan (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Bidang Lingkungan, LPM Kota Tangerang Selatan, seperti bagaimana pengolahan sampah yang benar agar tidak mengganggu lingkungan dan cara yang lebih baik adalah pengepul sampah unorganic itu dirumah masing-masing, dan untuk sampah organic itu para team anggota Berkah Mulya pun sudah membuat tempat khusus yang bahan komposnya dapat dijadikan pupuk untuk tanaman kembang dan lain-lain”.

Seorang nasabah bank sampah Berkah Mulya Ibu Baniah mengatakan kepada awak media skalainfo.net, bahwa dengan adanya program pengepul sampah-sampah unorganic di RT. 001/09 Suka Mulya III, sangat membantu dalam tambahan uang dapur, Ungkapnya. Tidak hanya itu sambungnya, sampah botol minuman saya kumpulkan dipojok rumah tidak terasa ehh…begitu ditimbang hari ini sangat cukup membantu keuangan saya, Pungkas Buk Baniah.

Ditempat terpisah Ibu Ismuniati, ketika dijumpai awak media skalainfo.net yang tidak lain adalah anggota DPD/LPM Kota Tangerang Selatan bidang lingkungan, menambahkan kajian untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA Cipeucang adalah ya… mengolah sampah-sampah yang dimiliki ibu-ibu rumah tangga dengan membangun bank-bank sampah di tingkat RT dan RW setempat, Ucapnya. Dengan cara ini kita dapat mengolah sampah dengan benar dan sampah unorganic bisa dijual tentunya sipembeli sampah unorganic pun dipergunakannya untuk yang benar.

Se-Kecamatan Ciputat sudah tersebar 58 titik bank sampah, Sambung Ismuniati, dan ini akan terus kami kembangkan agar bank-bank sampah yang berada ditingkat RT akan lebih banyak lagi agar pembudidayaan sampah disetiap lingkungan benar-benar tepat sasaran, tujuannya adalah agar lingkungan itu bersih, rapi, sejuk, aman dan bebas polusi, sesuai motto Kota Tangerang Selatan yaitu Cerdas, Modern Relegius, Pungkasnya. (Red/A).