• October 23, 2020

Ki Budi Anggang Anggang, Mengupas  Makna Arti GAHARUH

 Ki Budi Anggang Anggang, Mengupas  Makna Arti GAHARUH

Jawa Timur, skalainfo.net | Dinding RAHIM PERADABAN BARU di dalam Ruh Tuhan Sang Pencipta Penuh Sepenuh PenuhNya.Inilah Dinding Rahim dan Kerahiman Biji Buah Gaharuh di Disebut Kelopak mata Meripat alias Kulit buah Gaharuh,

Ditiupkan RuhKU Dalam Ibuku, sejak dalam kandungan dihindari, demikianlah Rekaman Purba Alam dan Sabda Tuhan yang Pencipta Kita.Apa yang terjadi dengan setruman dan hembusan RUH, pernapasan Tuhan tersebut, dalam diri sang bayi kecil, apa dampaknya selanjutnya dalam diri sang bayi hingga sang bayi bertumbuh besar menjadi dewasa dan mulai bisa berpikir dengan otaknya dan bernalar dengan akalnya, hingga mengerti paham paham mengerti dengan kecerdasan buruknya!?!

Dimanakah ruhNya tersebut tinggal ?!?

Kenapa jenis pertanyaan ini hanya Tuhan Allah yang tahu!!!.

Sehingga dimanakah letak Tuhan di diri kita?!?

Tradisi Budaya Jawa, Jawanologi menyebutkan “GUSTI BAGUSE ATI DELINGSUN KANDELE INGSUN DADA” dada yang mana dan hati hati yang mana.

GA HA RUH
GAti HAtinya manusia tempat Ruh Nya kah !!!

Jika Ya, apa kerja dan dampaknya Ya nya Kecil dan Ya  nya Besar dalam HATI KITA atas keberadaan RUH TUHAN ALLAH di dalam HATI KITA.

Kesadaran kandidat namun hakekat ini, menjadi tawaran agung Sang Hidup Sang Pencipta Sang Penentu Nada Nada Dasar Hingga Nada Nada Rasa Rasa Seluruh Martabat, Seluruh Hakekat dan Seluruh Tatanan Nilai Makna Berarti an Hidup Kehidupan Kita, derajat seluruh kebahagiaan dan ketenteraman kita, derajat nilai makna keberadaan kita di dunia ini, untuk apa aku ada, dan apa sesungguhnya tujuan hidupku;

Dan bagaimana diriku menjawab semua pertanyaan pernyataan esensialitas dan substansi terdalam yang mampu menanggung seluruh kesengsaraan, penderitaan hidup dan kesia siaan perjuangan kehidupan yang sungguh sungguh keras, liar, halus kasar tanpa ampun dan pandang bulu siapapun, suku bangsa, agama, budaya dan bangsa negara manapun, tak satupun tak memasuki study kematian dan pembelajaran kehilangan hal hal terbaik, tercinta dan tersayang dalam seluruh bentangan hidupnya, terlebih seluruh tata nilai normal dan tak normalpun dipertanyakan kegunaan dan keberaniannya yang hakiki, oleh Sang Pencipta dari kedatangan serangan virus covid 19 yang memasuki seluruh sendi sendi pernafasan peradaban manusia di manapun mereka berada dan tinggal berbangsa dan bernegara di seluruh bumi ini.

Dasar detoksifikasi kulit buah Gaharuh ini bukan sebatas 1 ad 3 hari, hingga berdurasi berjangka 6 bulan sekali, ada sesuatu yang jauh lebih jauh, lebih besar dan lebih panjang dari pada itu.

Eksistensi HAKIKI PERADABAN BARUH, HIDUP BARUH, dalam RUH TUHAN sepenuh penuhNya, seperti apa yang sedang saya, anda dan kita semua deretan para mantan di detoksifikasi total oleh RUH Nya Sang Pencipta dari dalam Kulit Buah GAHARUH TEJOSARI TEJOWANGI PURWOSARI PASURUAN JAWA TIMUR Itoe,

Peleburan, Peluberan, Pelabuhan Pelaburan Ruh Tuhan Allah dalam Kulit Buah Gaharuh dan TOTALITAS RUH TUHAN ALLAH dalam Hatimu Hatiku dan HATI KITA SEMUA deretan para mantan mengalami Dzat RUH TUHAN ALLAH PENCIPTA ITU NYATA adaNya wadahNya rasa easaNya.(why/red),

Narasumber :
Ki Budi Anggang Anggang
06.40 WIB
26 Mei 2020