• March 2, 2021

Krusial Presentase covid-19 Activity Up To 88%’ Petugas Gabungan Menindak Pelanggar PSBB Di Batu Ceper Kota Tangerang

 Krusial Presentase covid-19 Activity Up To 88%’ Petugas Gabungan Menindak Pelanggar PSBB Di Batu Ceper Kota Tangerang

Tangerang, Skalainfo.net. Problema Solving dalam menghadapi sesuatu permasalahan sangatlah sulit untuk diwujudkan dengan waktu yang cepat bahkan dalam mata sosial budaya di Negeri ini, ‘Wouw’’ sungguh luar biasa untuk menghadapinya bahkan petugas di bikin kewalahan dalam menghadapi perilaku masyarakat. Indonesia menurut pemantauan media dan hasil survey yang dilakukan secara diam-diam  agar masyarkat tidak mengetahuinya, Kami bukan membela para petugas Pemerintah (Stake Holder gabungan setiap lembaga atau badan Nasional yang tergabung untuk membantu dari salah satu agenda khusus dari lembaga penanganan bencana alam yang dimana Presiden RI telah mencanangkan bahwa Covis-19 adalah termasuk bencana Nasional). Selasa, 19/5/2020.

Sehubungan dengan hasil survey pertumbuhannya sekitar 56% yang diamati di setiap event-event khusus yang diliput saat kami bertugas dan di persempit mata memandang (Kami Petugas Peduli Kalian). Diwilayah Batu Ceper terdapat 5 orang yang telah di Rapid Test dengan hasil Reaktif (dibawa ke tempat Khusus), hal tersebut sangat mengagetkan banyak kalangan, mengingat bahaya covid 19, Camat Batu Ceper Rahmat. H beserta Kapolsek Batu Ceper Kompol Wahyudi, SH menegaskan Pemerintah memerangi virus corona covid-19 memang telah dibuktikan nyata, biarlah masyarakat sendiri yang menilai apa tentang Petugas gabungan, akan tetapi kita tetap harus menggugurkan Covid-19 tersebut seminimal mungkin dengan persentase yang tinggi paling tidak mencapai 97 %.

Pemantauan terselebung oleh awak media pada hari Rabu waktu dini hari (20/05/2020) dengan hasil Krusial Presentase covid-19, Petugas Gabungan Menindak Pelanggar PSBB Di Batu Ceper Kota Tangerang baru hanya 88% masih jauh di bawah harapan masih kurang sekitar 12 % lagi, minimal nilai tersebut dapat dijadikan dasar pembelajaran penting oleh warga akan budaya kesehatan bukan hanya mengikuti gaya hidup yang tidak mempedulikan kesehatan. Karena menggunakan masker masih berpeluang besar tertular penyakit Flu, Batuk Gatal dan Demam dalam penurunan daya imun tubuh yang diagnosis tersebut termasuk penyakit  Ganas dan mematikan adalah covid-19.

Menurut sumber petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang bernama Anggoro  bahwa ‘’Saya memergoki supir truck yang tidak mengindahkan anjuran pelarangan PSBB di Kota Tangerang, saya curiga dengan mobil truck tersebut dengan tegas dan memeriksa di bantu dengan rekan- rekan petugas gabungan maka alhasil membuahkan penemuan yang cukup menyedihkan supir truck yang bernama Sdr. Purwanto dengan kendaraan identitas truck berjenis Colt Diesel bermesinkan Turbo Intercooler Diesel plat nomor Polisi B  9022 CQ’’. Ternyata oh ternyata supir tersebut membawa 1 keluarga dengan 1 laki-laki , 2 perempuan dewasa dan 1 anak kecil yang dengan mimik wajah yang ketakutan sekali karena terkena operasi PSBB, Singkat jelas kami meminggirkan truck tersebut ke area aman dan kami periksa dengan bantuan dari Pihak Kepolisian dari anggota gabungan ‘’OPS KETUPAT JAYA 20202’’dengan Pimpinan Iptu Salim sebagai Perwira pengendali piket malam ini, setelah di introgasi bersama-sama oleh Petugas maka saatnya mereka mencatat segala sesuatunya untuk di jadikan laporan kepada pimpinan di Pemerintah Kota Tangerang sebagai acuan bahwa masih adanya terdapat warga yang kurang disiplin di saat malam hari tersebut.

Ternyata satu keluarga tersebut ingin pulang kampung kepulau Sumatra yaitu Kota Lampung dengan keputusan bijak maka Petugas membalikkan setir mereka atau balik arah ke asal daerah pemberangkatan yaitu Kota Bantar Gebang Bekasi. Dengan berat hati warga Bekasi tersebut akhirnya kembali pulang kerumah di Bekasi, walau supir truck tersebut tetap akan mengirim batok kelapa ke arah Lampung untuk diantar ke salah satu Perusahaan.

‘Satu keluarga itu niatnya mau pulang kampung dengan menumpang mobil truk dan membayar supir tersebut dengan harapan berhasil melewati setiap tahapan-tahapan titik-titk pengawalan petugas gabungan yang sedang beroperasi di setiap daerah’.

Dengan kekuatan penuh petugas mendapatkan salah satu pelanggar yang berboncengan motor yang tidak memakai masker dan kembali lagi sebuah keputusan penindakan untuk para pelanggar tersebut, (Sesuai intrograsi terselubung awak media) pelanggar PSBB tersebut terkena hukuman untuk membantu petugas gabungan (PSBB) dalam mengatur jalanan alias membantu berdiri di samping petugas. Ketika awak media bertanya kepada pelanggar nya, bagimana rasanya di hukum oleh Petugas apakah adik-adik cape mengatur arus lalu lintas? dan di jawab si pelanggar : ‘’Iya Cape‘’ Ucap Pelanggar Motor PSBB.

Operasi PSBB di wilayah Kecamatan Batu Ceper Jl. Daan Mogot Km. 19,8 Kota Tangerang telah di temukan pelanggar yang tidak taat terhadap Peraturan yang berlaku dan langsung di Tindak diberikan hukuman untuk menyapu jalanan di sekiling area tersebut, bertujuan tindakan humanis dimaksudkan agar para pengguna jalan patuh terhadap kebijakan-kebijakan yang telah di usung oleh beberapa penggagas bahkan dunia Medis kedokteran pun ikut berperan penting, andil dalam memperoleh strategi untu memutus mata rantai perkembang biakan virus corna covid 19, tersebut.

Harapan kami Petugas gabungan (TNI/POLRI, SATPOL PP, DISHUB, DAMKAR, dan Stake Holder lainnya) adalah ingin menunjukkan kepada Rakyat Indonesia selaku Warga Masyarakat yang patuh akan keputusan Pemerintah yang dimana selaku penanggung jawab utama adalah Presiden RI Ir. H. Jokowi Widodo, Maka hargailah kami ini semua demi keberlangsungan kembalinya kehidupan kita di muka bumi ini, bahkan seluruh Dunia menyoroti dampak bahaya virus corona Covid-19.

Humas Polsek Batu Ceper menghimbau dengan adanya PSBB di wilayah maka, jadilah Pelopor dan Pioner di dunia kesehatan bagi keluarga kamu dan budayakan lah hidup sehat sesuai dengan simbol Negara kita, Negara yang mempunyai ciri khas khusus dengan memiliki budaya Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dimana kita semua sudah mengetahui bahwa budaya Nasional kita sudah di gaungkan di kancah Dunia, Pungkasnya. (Red/Humas Polsek Batuceper/Eko).