• October 21, 2020

Hitungan Pengalaman Daya Antibodi Sinar Cahaya Matahari Dilangit & Dibumi

 Hitungan Pengalaman Daya Antibodi Sinar Cahaya Matahari Dilangit & Dibumi

Purwosari, Skalainfo| 2 April 2020, Semenjak kesadaran kita bertumbuh dan bertambah meningkat, dari belajar mengalami perihal 3 Sumber Daya Hidup Kehidupan di muka bumi ini, yang sudah dikerjakan oleh Satu Komando Tunggal serta aktivitas tindakan yang tercatat dalam sejarah peristiwa kejadian dan kisah di bumi pertiwi ini adalah.

Berjemur sinar matahari pagi dengan baluran Herb menolak virus covid 19

Pertama : Yang Hyang menentukan energi energi bejo logi enerjologi dari peredaran siang dan malam adalah Sang Sinar Cahaya Matahari.

Kedua : Yang Hyang menentukan seluruh proses energi energi bejo logi enerjologi FOTOSINTESA dan METABOLISME tumbuhan, tanaman dalam menghasilkan debit air, udara dan OKSIGENASI DUNIA, seluruh hasil tumbuhan, tanaman sebagai sumber makanan, minuman, kosmetik, warna, aromaterapi, obat kesehatan HERBA TOGA Jamu-jamuan Perjamuan Dunia, Sandang dan Papan di seluruh Bumi Pertiwi ini adalah Sang Sinar Cahaya Matahari.

Ketiga : Kekuatan daya dorong energy, energi bejo logi enerjologi dari bawah ke atas daya kapilaritas melawan gravitasi bumi dari cahaya rembulan, yang sangat sanggup menentukan gerak dampak pengaruh dari sistem hormonal manusia, hewan, mikro-organisme, bakteri dan virus serta proses energi cahaya rembulan di sepanjang malam dalam menggerakkan air menuju ke seluruh badan tubuh, tumbuhan tanaman sampai ke ujung terluar dan terdalam bagian tubuhnya, dalam sistem peredaran air, getah getih dirinya adalah Sang Sinar Cahaya Matahari.

Sinar matahari lebih dahsyat membasmi corona virus covid 19

Semenjak ada gerak-gerakan pergerakan “Tadarus Alam” dan “Aktivasi Arah Doa Multi Agama – Multi Budaya – Multi Suku Bangsa” di beberapa lokasi seperti di Candi Borobudur, Candi Sumber Awan Singosari, di Candi Suko, di Situs Gunung Padang, di Gunung Semeru Bromo Arjuno Jawa Timur, di Pure Raung Gunung Agung Taro Patas, di Pure Belah Batu Pantai Sengigi Lombok, di Hutan Tanggamus, di Perbukitan Menoreh, di Goa Landak Kulon Progo, di Pantai Lamongan Jawa Timur, di Pantai Parang Teritis Jawa Tengah, di Cilacap Serandil, di Sumur Banyumas dan di Sumur Bandung, dan lain-lainnya.

Yang terhubung dan terkait sinkronitas sinergitas kebangkitan AKTIVASI ANTIBODI di langit-langit dari sepanjang “Kawasan Wilayah Bioregion Bentangan Katulistiwa Indonesia” Kita semua ini, maka sewajarnya energy, energi bejo logi enerjologi tersebut diperuntukkan bagi kawan-kawan saudara sebangsa setanah air dan yang membutuhkan daya hasil dampak pengaruh aktivitas-aktivasi tersebut untuk kebaikan alam, umat manusia, diri dan keluarganya masing masing dalam menghadapi seluruh kebutuhan hidup kehidupan pangan, sandang papan, serta serum antibodi antigen imunitas dari dalam badannya sendiri.

Berupa sediaan asupan enerjologi sinar cahaya matahari sang surya bisa segera di akses sendiri sesuai cara adat, budaya, agama serta aliran kepercayaannya masing masing. Demikian sumbangsih Kita bagi Bangsa dan Negara serta seluruh rakyat Indonesia di manapun mereka berada dan yang bisa mampu untuk mengaksesnya.

Teknologi hitungan pengalaman kita tersebut adalah hadir dalam satuan kehadiran, satuan kebaikan asupan enerjologi sinar matahari sang surya dalam hadiran hadiratNya, sesuai keyakinan dan agama masing-masing, serta langsung berjemur merashakan rasa-rasanya dari kepekaan enerjologi daya kerja antibodi antigen imunitas dari sinar cahaya matahari sang surya dalam beragam posisi dan situasi yang paling santai rileks nyaman bagi anda sekalian.

“Rasha rasaNya dan penghayatan serta ketekunan belajar mengalami dalam disiplin bersama enerjologi sinar cahaya matahari sang surya sangat menentukan bobot dan kualitas keberhasilannya”.

Enerjologi “Sinar Cahaya Matahari Sang Surya di Bentangan Katulistiwa” tersebut otomatis mampu dan bisa membangkitkan Enerjologi Antibodi Antigen asupan daya Imunitas yang tangguh, bersama Iman pada Sang Pencipta dan bermain-main “cahring” dan care ing kepedulian yang langsung terlibat nyata bersama enerjologi sinar cahaya matahari sang surya,  dalam menghadapi dan mengatasi serta membangun asupan enerjologi daya imunitas utuh seutuhnya terhadap wabah pandemic virus corona dan convid 19 yang sedang melandai dunia dan Indonesia Kita tercinta kasih sayangiNya ini.

Sejarah peristiwa kejadian dan kisah sepasti dan seiring terjadinya enerjologi pagi, serahayu, enerjologi, tribawana, langgeng dalam butiran
embun pagi dini hari.

Pada 21 Maret 2020, kita bener-bener sudah melakukan aktivitas bersama-sama untuk aktivasi kekuatan asupan enerjologi Antibodi Antigen Dzatullah Sifatullah didalam bentangan Sinar Cahaya Matahari Sang Surya.

Tindakan nyata tersebut merupakan sebuah keputusan yang sudah di hidayahi oleh Sang Pencipta, bersamaan dengan ruang massa waktu, jatuhnya enerjologi “Malam Isra Mi’raj” di Joglo Kedjajan Kecamatan Kejayaan Pasuruan Jawa Timur.

Inspirasi dan dorongan itu di lanjutkan segera pada tanggal 23 dan 24 malamnya di Candi Sumber Awan Singosari Malang serta 7 hari berturut-turut di beragam tempat di bumi pertiwi ini, seperti di Hongkong, Timor Timur, Kalimantan, Papua, Sulawesi, Bali, NTT, NTB, Lombok, Perbukitan Menoreh Kulon Progo, Hutan Tanggamus, Bogor Semarang, Depok Cianjur, Tangerang Banten, Malang Pasuruan, Mojokerto, Banyumas, Kediri dan lain-lain secara teratur dalam ketidak teraturan ketersediaan lokasi, ruang, waktu, massa masing-masing pelaku apa adaNya.

Dukungan aktivitas-aktivasi enerjologi kita tersebut bertepatan dengan pada saat tanggal 21 dan 22 Maret 2020 tersebut, posisi enerjologi bintang besar matahari kita berada tepat pada posisi terdekat dengan planet bumi kita, sehingga langkah-langkah dari aktivitas-aktivasi asupan energi enerjologi dari Antibodi Antigen Imunitas dalam tubuh kita berbasis Rapalan Doa Rapatan Agung Langit Bumi mencapai derajat hitungan yang optimum menuju sempurna.

Selanjutnya untuk menguatkan dan menyempurnakan apa yang kita lakukan tersebut, untuk membangkitkan adanya sinkronitas sinergitas enerjologi tersebut, secara akumulatif dan eksponensial kembali Kita lakukan bersama-sama. Pada tanggal 23 dan 24 Maret 2020 di Candi Sumber Awan Singosari Malang dalam rangka aktivitas. Aktivasi  Sinar Cahaya Matahari secara enerjologi daya pancaran dari rekaman memori holografik terpandu oleh kepastian ketetapan Sang Pencipta adalah moment dan tindakan nyata yang sangat tepat.

Jika membutuhkan kajian dan riset yang mendalam serta bertahap sesuai kemampuan, kebutuhan dan kapasitas masing-masing sesuai kepastian talenta karakternya, bisa menghubungi kantor media yang mempublikasikan hasil-hasil aktivitas-aktivasi tindakan kerja- kinerja kita bersama asupan energi enerjologi antibodi antigen sinar cahaya matahari sang surya dengan nomor kontak di bawah ini. Hp : 082140717558. (Red).

Penulis :
Guntur Bisowarno, S.SI., Apt.
Ketua Bamboo Spirit Nusantara dan Bamboo Spirit Indonesia.