• March 2, 2021

Ekspresionism Berkarakter Realise’ Imajinasi Karya Selesai 20 Menit “Sugeng Santoso”

 Ekspresionism Berkarakter Realise’ Imajinasi Karya Selesai 20 Menit “Sugeng Santoso”

Tangsel, Skalainfo| Lukisan penomenal tercipta dalam waktu 20 menit dan langsung di bayar oleh Art Lover yang enggan disebutkan namanya. Seorang pecinta karya seni dengan goresan cat diatas kanvas mengandung banyak makna yang tersirat dalam lukisan tersebut dengan bangga hasil karya itu langsung dibeli oleh seorang Art Lover senilai 200 Juta.

Keberuntungan dibuat dalam kurun waktu 20 menit oleh pelukis Maestro Sugeng Santoso pelukis asal kendal yang berdiam di Tanggerang Selatan Jl. Lengkong Gudang Timur, Joglo Kramat (JFG) yang mana lukisan tersebut terinpirasi dari seorang pengangon bebek di Dusun nya Sugeng Santoso di (Kendal Jawa Tengah).

Saat hati nya si pelukis Maestro Sugeng terpokus dengan seorang pengangon bebek, beliau (Sugeng) memperhatikan gerak-gerik likak-likuk nya seorang pengangon bebek tersebut, maka mencetuslah ide sebuah gagasan bahwa akan lebih baik di tuangkan di atas canvas putih.

Setelah lama waktu berlalu dengan terinspirasi pengangon bebek, benar ide itu dituangkan oleh Sugeng Santoso’ langsung melukis, maka tampa di sadari oleh Maestro Sugeng Santoso sendiri lukisan tersebut jadi dalam waktu 20 menit di atas canvas dengan ukuran (100cm x 150cm) yang mana ukuran lukisan tersebut sudah termasuk lukisan yang sangat besar dari ukuran standar berkarya.

Pada saat team awak media bertanya tentang makna lukisan itu dengan makna terdiri dari 11 keburuntungan, dan mengapa bisa terhubung dengan bebek atau pengangon bebek nya?.

Secara telematik saja ucap Maestro Sugeng Santoso menjawab.

“hitung saja bebek nya ada berapa yang saya lukis kalau jumlah nya ada sebelas yaa berarti ada 11 keberuntungan untuk pengangon bebek”

Jika bebek tersubut berkembang biak dan di angon dengan baik apa tidak mungkin menjadi 11 keberuntungan jawab Sugen Santoso sambil tertawa kecil ciri khas nya seorang seniman.

Hingga tak terasa waktu pun beranjak petang bincang mesra terjalin antara awak media dengan seniman pelukis Maestro Sugeng Santoso, kiprahnya dalam berkarya akan mengukir kembali sejarah seorang pelukis Maestro Afandi (Alm), Ucapnya.

“Dalam kata lain titisan itu pasti ada penerusnya”

Menjawab celoteh awak media dan dikutib pada kitab Budha beliau adalah reingkarnasi nya titisan pelukis Maestro Afandi, namun karakter pelukis punya gaya tersediri, Sugeng Santoso adalah tetap Sugeng Santoso dan Afandi ya dialah Maestro Afandi (Alm), Tutur Sugeng menutup pembicaraan nya. (Red/Iwan).