• May 12, 2021

TASLIM (TAUSHIYAH SINGKAT LIMA MENIT)

 TASLIM (TAUSHIYAH SINGKAT LIMA MENIT)

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ وَبَـرَكَاتُـهُ

AGAR DICINTAI ORANG, MARILAH MENJADI AHLI AGAMA DAN KEBAIKAN

Skalainfo| Kita sering berpikir ada seseorang tidak (kurang) dicintai (dibenci) orang disekelilingnya. Apabila ia berbicara, ia kurang disukai; dan apabila ia berbuat, ia kurang disukai. Ada apa dengan orang itu ? Yang pasti ;

Secara lahiriah, ia bukanlah orang ahli agama dan bukan pula orang ahli kebaikan, sehingga orang sekelilingnya tidak melihat ada manfaat darinya, apalagi kehadirannya membawa kerusakan.

Secara bathiniah, ia tidak juga dicintai Allah, sehingga Allah tidak menanamkan rasa cinta kepada orang-orang di sekeliling nya.

Terus, “bagaimana menjadikan diri di cintai orang-orang sekelilingnya” ? Tentu, dengan menjadi ahli agama dan ahli kebaikan kepada orang sekeliling nya. Namun, kenyataan ada orang ahli agama dan kebaikan tidak disukai sebagian dari orang sekelilingnya.

Ada apa ya? Bisa jadi yang membencinya adalah orang-orang yang bukan ahli agama dan bukan pula ahli kebaikan; atau sesuatu yang salah dari seorang ahli agama dan ahli kebaikan itu, sehingga ia perlu memperbaikinya; atau memang Allah datangkan ujian kepada ahli agama dan ahli kebaikan itu. Tentu, dibalik itu ada hikmah lain dari Allah.

Dari “Abu Hurairah Ra. meriwayatkan dari Nabi SAW. yang bersabda : Jika Allah SWT. mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril untuk memberitahukan bahwa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah si Fulan itu.

Maka Jibril-pun mencintainya. Ia kemudian berseru kepada seluruh penghuni langit memberitahukan bahwa Allah mencintai si Fulan, maka hendaklah kalian mencintainya. Kemudian di letakkanlah baginya penerimaan di bumi”. (Muttafaq ‘Alaih).

Catatan :
Maksud penerimaan dibumi, yaitu Allah tanamkan rasa cinta itu di bumi.

“Mari kita melakukan intropeksi diri, kenapa kita dibenci! Dan, marilah menjadi ahli agama dan kebaikan, agar di cintai orang-orang di sekelilingnya!.

Demikian disampaikan, mudah–mudahan bermanfaat, Aamiin.
Wassalam, Lembaga Surau Indonesia.